Beranda > Renungan > KEPERCAYAAN DIRI

KEPERCAYAAN DIRI


Banyak orang pandai menyarankan agar kita memiliki suatu kepercayaan diri yang kuat. Pertanyaannya adalah diri yang manakah yang patut kita percayai? Apakah panca indera kita? Padahal kejituan panca indera seringkali tak lebih tumpul dari ujung pena yang patah. Apakah tubuh fisik kita? Padahal sejalan dengan lajunya usia. kekuatan tubuh memuai seperti lilin terkena panas. Ataukah pikiran kita? Padahal keunggulan pikiran tak lebih luas dari setetes air di samudera ilmu. Atau mungkin perasaan kita? Padahal ketajaman perasaan seringkali tak mampu menjawab persoalan logika. Lalu diri yang manakah yang patut kita percayai?

Semestinya kita tak memecah-belah diri menjadi berkeping-keping seperti itu. Diri adalah diri yang menyatukan semua pecahan-pecahan diri yang kita ciptakan sendiri. Kesatuan itulah yang disebut dengan integritas. Dan hanya sebuah kekuatan dari dalam diri yang paling dalam lah yang mampu merengkuh menyatukan anda. Diri itulah yang patutnya anda percayai, karena ia mampu menggenggam kekuatan fisik.keunggulan pikiran dan kehalusan budi anda.

Categories: Renungan Tag:,
  1. 20 Maret 2010 pada 5:07 am | #1

    maav nih br ngadain kunjungan balik.. makloem pendatang baru jd msh hrs adaptasi nih sama dunia blog,

    renungan yg menyentuh banget.. cool abiez!!

    salam kenal ya,

  2. 18 April 2010 pada 5:32 pm | #2

    patut untuk direnungkan…

  3. andri
    13 Desember 2010 pada 8:17 am | #3

    Maaf, terlalu abstrak. Tidak jelas maksudnya “diri” itu apa yang Bro maksud.
    maaf. Coba diperjelas lagi.
    Thanks

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.