Beranda > tips dan trik > Backup dan Restore Windows dengan Norton Ghost

Backup dan Restore Windows dengan Norton Ghost


Seringkali kita mengalami system operasi (dalam hal ini adalah Windows) pada komputer error, baik file system yang corrupt ataupun rusak karena terserang oleh virus komputer. Jika kita harus meng-install ulang maka akan waktu yang cukup lama, berkisar antara 1 sampai 1,5 jam atau bahkan lebih jika aplikasi yang kita pasang cukup banyak. Dengan menggunakan Norton ghost kita hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk menormalkan sytem komputer kita Sebelum melakukan backup, pastikan dahulu bahwa komputer kita dalam kondisi terbaik yaitu bersih dari virus maupun file yang error. Hal ini ditujukan agar nantinya hasil dari backup windows kita bisa bersih. Karena saat kita melakukan restore maka komputer akan kembali sama seperti saat dilakukan backup. Sehingga saat melakukan restore akan juga sama persis seperti saat di backup. Sebelum kita backup kita bisa melakukan instalasi beberapa aplikasi atau software yang sekiranya selalu kita perlukan nantinya seperti Driver, Open Office atau yang lainnya. Semakin banyak aplikasi yang kita install maka ukuran file dari hasil backup juga akan semakin bertambah besar pula.

Untuk melakukan backup dan restore, peralatan yang dibutuhkan adalah:

• Satu Unit PC atau Notebook, tentunya yang sudah dilengkapi CD-ROOM jika anda     booting lewat CDROOM atau USB Drive Jika anda Booting Lewat USBBOOT

• Software Norton Ghost

• Flashdisk (untuk booting via USB).

• Beberapa CD atau DVD Blank, jika nantinya anda ingin menyimpan hasil backup windows anda di kepingan tersebut, Jika tidak disimpan di harddisk anda juga bisa, Tapi harus disimpan di partisi lain harddisk anda, seumpama HDD anda 2 partisi, C dan D maka Restore tersebut disimpan di Partisi D

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan USB Flashdisk Boot yang telah dibuat
  2. Booting komputer dengan menekan power button
  3. Pilih boot device setelah muncul tampilan BIOS dengan menekan DEL, tergantung     dari masing-masing bios PC
  4. Pilih USB Flashdisk kemudian ENTER
  5. Klik Tombol OK, Sorot Local _ Partition _ To Image.
  6. Pilih Drive 1 dan klik OK
  7. Pilih Drive yang ingin di backup ( Primary atau Logical ) Untuk membackup Windowsbiasanya pilih yang primary dan ini tergantung dari windows tersebut berada di drive mana, Primary atau logical _ OK
  8. Tentukan Drive mana ingin digunakan untuk menyimpan hasil dari backup-an tersebut, beri nama pada file name. Misal : Windows.GHO dan klik Save
  9. Muncul dialog ” Compress Image file ? ” Pilih salah satu dibawah ini :

NO = Point ini tidak akan merubah ukuran file windows sebelum di backup

FAST = Meng_compress File dengan Cepat

HIGH = Mengcompress dengan hasil lebih kecil dari Fast dan hasilnya lebih kecil dari file

Aslinya ( Cara ini lebih di anjurkan ) Pemilihan cara diatas tidak merubah file

windows hanya saja yang berbeda adalah ukuran File Image nya

  1. Muncul dialog ” Procesed with partition image creation ?” Pilih di Look ini _ D:1.2:[DATA] FAT drive klik Yes
  2. Tunggu sampai proses selesai 100%
  3. Setelah selesai klik Continue
  4. Klik Quit untuk keluar Program Norton Ghost dan kembali ke DOS.

Restore Windows Dengan Norton Ghost

Nah, setelah kita melakukan backup dan suatu ketika komputer kita mengalami crash atau error
pada software atau system kita bisa mengembalikan system windows seperti semula dengan
tanpa melakukan install ulang windows, tapi cukup dengan melakukan restore windows saja.
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Masukkan USB Flashdisk Boot yang telah dibuat
2. Booting komputer dengan menekan powerbutton
3. Pilih Boot device setelah muncul tampilan BIOS dengan menekan DEL, tergantung
dari masing-masing bios PC
4. Pilih USB flashdisk kemudian ENTER
5. Klik tombol OK, Sorot Local _ Partition_ From Image

6. Cari file restore Windows yang telah kita buat dengan extention .GHO

7. Pilih Drive Partition dari image file _ Part 1 [Primary] Kemudian klik OK

8. Pilih Drive 1 dan klik OK

9. Pilih Partisi yang akan di restore ( disini kita pilih PRIMARY )

10. Muncul kotak Dialog ” Prosses with partition restore?” klik Yes

11. Tunggu sampai proses selesai 100%

12. Klik Continue untuk kembali ke DOS atau klik Reset Computer untuk Restart Komputer.

Semoga dengan adanya tutorial ini bisa sedikit membantu memecahkan permasalahan anda. Sumber: http://www.rimbobujang.co.cc

Iklan
  1. 3 Maret 2010 pukul 6:48 pm

    nah ini….baru artikel seru…
    http://mobil88.wordpress.com mohon ijin ngomong di blog Anda….
    Thanks, 😀

  2. 4 Juni 2010 pukul 5:28 pm

    memang ini yang lagi saya cari Ndoro..tanks ya,,,,,,

  3. vengenz
    5 Juni 2010 pukul 10:21 pm

    data di partisi D tempat nyimpen image back up kehapus g?
    makasih

  4. nella rajagukguk
    9 Juni 2010 pukul 5:55 pm

    np langkah-langkah nya gak lgkp????
    np gk se x an za ikut gambar nya ktka mlkkn backup dan restore…………………………………………………………………..

  5. Bey Ananda
    12 Januari 2012 pukul 1:04 pm

    bisakah ghost dijalankan lewat windows saja. dan membackup partisi system (C:\) yang sedang menjalankan windows tersebut?

  6. 27 Juli 2013 pukul 3:16 am

    At this moment I am ready to do my breakfast, when having
    my breakfast coming over again to read other news.

  7. 27 Maret 2014 pukul 6:58 pm

    It’s enormous that you are getting ideas from this article as well as from our argument
    made here.

  1. 12 Maret 2015 pukul 7:32 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: